WELCOME to MY BLOG

Bagi akhi & ukhti yang ingin meng-copy catatan ato artikel di blog ini, mohon cantumkan sumber setiap catatan di tersenyumlah-hati.blogspot.com demi menjaga keaslian tulisan / karya ato share dilaman networking via share tool dibawah setiap catatan...

Mari berbagi...


- Tersenyumlah -

Kamis, 24 November 2011

Cinta itu ...

Cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan...
yang satu selalu menjadi penyebab yang lain.

Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat
Jika kamu mencintai seseorang
jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu
persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama

Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang
Begitu juga dalam cinta: kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti...

Jangan pernah takut untuk jatuh cinta….
mungkin akan begitu menyakitkan,
pun akan menyebabkan kamu sakit dan menderita
tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati,
pada akhirnya kamu akan menangis

Ya, jauh lebih pedih…
karena saat itu menyadari
bahwa kamu tidak pernah memberi cinta itu sebuah jalan

Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen
karena perasaan bisa datang dan pergi begitu saja
Cinta tak harus berakhir bahagia
karena cinta tidak harus berakhir...

Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan
dan mengerti apa yang tidak dijelaskan
sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran
melainkan dari HATI.

Ketika kamu mencintai,
jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan,
karena jika kamu demikian, kamu bukan mencintai
melainkan : investasi.

Jika kamu mencintai,
kamu harus siap untuk menerima penderitaan.
Karena jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai
melainkan : memanfaatkan.

Mematahkan egomu
bersama seseorang yang kamu cintai
adalah lebih baik
dari kehilangan seseorang yang kamu cintai
karena egomu yang tak berguna itu...

Jangan mencintai seseorang seperti bunga
karena bunga mati kala musim berganti
Cintailah ia seperti sungai
ia mengalir selamanya

Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu
bagaikan kepingan2 kaca yang pecah
hancur sehancur-hancurnya

Tapi yakinkan dalam hatimu
Kelak ada seseorang yang akan bersedia menambal lukamu
mengumpulkan kembali pecahan2 kaca itu
Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali
meski dengan seribu goresan...



Terinspirasi dari : Jangan Mencintaiku 
(with editing)





Post Comment
READ MORE - Cinta itu ...

Jangan Mencintaiku

Kau bilang,
aku begitu baik,
aku bertanya,
apa jadinya jika kebaikan itu aku bagikan bukan hanya untukmu?
Kau terdiam.

Lalu kau bilang,
aku begitu penyayang dan perhatian
aku bertanya,
jika aku bagikan kasih dan sayangku tak sepenuhnya untukmu?
Kau bungkam.

Kau pun bilang,
aku begitu indah,
aku pun bertanya,
bagaimana jika orang lain pun melihat demikian?
Kau tertegun.

Kau katakan,
aku adalah cinta tertinggimu
aku tanyakan,
selama apakah itu akan berlaku untukku?
Kau tak menjawab.

Kau katakan pula,
aku adalah pemilik hatimu,
aku bertanya,
bagaimana jika kau bukan pemilik hatiku?
Kau hanya memandangku.


Aku katakan,
Jangan Mencintaiku!
Siapa yang kau salahkan?


Ditengah hiruk pikuk dunia,
mengingatmu
24 November 2011






Post Comment
READ MORE - Jangan Mencintaiku

Kamis, 10 November 2011

Ketika Hati Terluka

~♥ KETIKA HATI DAN JIWA MUSLIMAH TERLUKA ♥~


Ketika hati seorang muslimah terluka, ia akan menghapus air matanya dengan imannya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia akan menguatkan hatinya dengan ilmunya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, hati-harinya akan ia penuhi dengan semangat perubahan lebih baik pada dirinya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia menari dalam doa permohonan ampunnya terhadap Rabbnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, wajah kusutnya tetap terlihat indah bagi dunia.

Ketika hati seorang muslimah terluka, bibir merahnya menyimpulkan senyuman untuk hidupnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, matanya basah oleh lembutnya hatinya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, dunia nya terasa akan berlanjut dan ia harus tegar.

Ketika hati seorang muslimah terluka, jiwa lembutnya sampaikan ketenangan pada hati kecilnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, akal dan hatinya hadir untuk menanti kesedarannya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, tangannya ia gunakan seperti kebiasaannya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, tak akan ada perubahan dalam dirinya oleh hal-hal yang tidak berguna.

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia gunakan kesedarannya untuk menjaga perasaan orang sekitarnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, air matanya dijadikan doa untuk keselamatan orang yang melukainya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, jari-jemarinya bergerak untuk tetap menolong orang lain tanpa beban di hatinya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, hidupnya tetap menjadi kebahagiaan bagi orang disekelilingnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, dia tetap meneruskan liku-liku hidupnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, kepercayaan dirinya tetap tak akan pudar.

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia dan dirinya tetap menjadi MUSLIMAH. ♥

˙·٠•●❤ Tabahkanlah HATIMU duhai MUSLIMAH disaat dirimu TERLUKA. Anggaplah ujian ini sebagai ANUGERAH TERINDAH dari-Nya. Kerana Dia ingin sentiasa dekat dengan dirimu. Insya-Allah, Allah SWT sentiasa bersamamu.❤●•٠·˙







Post Comment
READ MORE - Ketika Hati Terluka

Jumat, 28 Oktober 2011

=*= Jika Kamu .... =*=

Jika kamu memancing ikan....
Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang...
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu....

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh....
cukuplah sekadar keperluanmu....
Apabila sekali ia retak, tentu sukar untuk kamu menambalnya semula....
Akhirnya ia dibuang ....
Sedangkan jika kamu coba membaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa....
Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya, boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi...
yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.
Kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan.....
yang kamu pasti membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu.
Mengapa kamu berlengah, coba membandingkannya dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain.
Kamu juga yang akan menyesal...






Post Comment
READ MORE - =*= Jika Kamu .... =*=

Minggu, 11 September 2011

Untuk Kekasih...♥♥♥



Bismillah…..

Assalamualaikum cinta, apa kabar?
Apa kabar dengan hati yang lama tak pernah ku jumpa?
Apa kabar dengan hati yang masih dalam perjuangannya demi menggapai ridho-Nya?
Apa kabar dengan setia dan kejujuran?

Cinta…
andai saja aku bisa mengungkap semua kata dan rasa dalam hati yang aku punya ini…
maka seribu lembar kertas pun tak akan cukup untukku menuangkannya
Banyak sekali cinta, banyak yang ingin aku ungkap secara langsung di hadapmu nanti
Andai kau tahu, aku hambar tanpa pengisi kasih dan pedulimu padaku,
andai saja kau tahu apa yang aku rasakan ini untukmu...

Cinta bukan yang bernama keegoisan rasa,
bukan yang mengucap “bagaimana?” namun “ aku mengerti…”
bukan “ kamu di mana?” tapi “aku di sini...”
bukan “ aku ingin kamu seperti ini...” akan tetapi “ aku mencintaimu dengan apa adanya dirimu...”

Sepinya diriku tanpa kau di sini,
hampanya hatiku karena ku tahu dengan nyata kau tak berada di sampingku,
kau patahkan aku... namun aku bukan seorang yang mudah menyerah...
aku bertahan, karena ada kejujuranku... untuk mengasihimu...

Luka itu memang sakit cinta,
akan tetapi lebih sakit lagi jika aku membohongi diri ini
Mungkin aku bisa menggunakan dusta putihku,
namun selama aku masih bisa menjaga kebaikan dalam jujurku, sungguh...

demi Dia yang Maha Menghargai,
ku akan berjalan di sini tanpa ada paksa dari siapapun
dan yang utuh adalah hanya ada nurani dan hati yang suci

Ketika luka – luka telah mengering,
Selama itu pula aku haus untuk merindukanmu,
pun selama luka itu masih basah dan masih pekat terasa ngilu di ulu hatiku.

Cinta,
inginnya aku bersamamu, menjaga hati mu,
mendampingi mu ketika resah dan gundah melandamu,
ahh… cinta akankah kau tahu begitu dalamnya kasihku...

Sehingga semua luka dan kecewa itu tak akan mampu mengubahnya,
sekalipun pernah kau memintanya untuk aku melakukannya.
Maafkan cinta, maafkan aku, karena aku terlalu jujur pada perasaanku

Dan semua, semua... masih tetap utuh pada tempatnya
Rasa yang bercampur baur, ada duka, ada kecewa,
namun ada pula rasa percaya di antara sejuta ragu,
ada setitik cahaya diantara gelapnya cakrawala

Ketika semua terhempas karena sia – sia,
maka akan ku coba pelajari kesedihan ini, kesakitan ini,
dan ku anggap ini sebagai hadiah “besar”-Nya.

Derita ini adalah anugerah dan suatu kehormatan tersendiri bagiku di atasnya dan di bawah kekuasaan-Nya.
Jiwa tak akan pernah mengenal arti tegar jika ia hanya datar merasakan perjalanan hidupnya.
Hati tak akan pernah mengerti rasa sakit, jika ia selalu bahagia,
Maha Suci Tuhan Semesta Alam atas segala rangkaian hidup yang sempurna ini.

Dan cinta….
kau membuatku banyak belajar dalam sakitnya aku
ketika aku terhujam mendekam dalam tebing bebatuan yang tajam.

Kau membuatku menjadi orang “ besar” dalam rasa kesyukuranku pada-Nya. 
Terima kasih cinta, kau membuat aku menjadi jiwa yang sabar atas segala penantian dan pengertian.
Secuil apapun itu harapan adalah tetap menjadi harapan.
Dimana ia juga bisa tumbuh dari rasa kecewa, dari rasa luka.

Maka biarkanlah ia tumbuh menjadi dewasa dalam matangnya pemahaman.
Mungkin aku akan berdiri di atas rangakain jerami yang selalu ada di depanku ketika aku berjalan,
dan tiada lain adalah rasa sabar ketika aku harus membersihkannya ,
tiada lain dari rasa ikhlas ketika aku merasa lelah untuk merapikannya agar ia tak melukaiku.

Namun ketika goresan luka itu ada,
tiada lain pula rasa bertahan dan pengupayaan untukku mengobatinya
Dan tiada lain dengan rasa tulus aku melakukannya

Begitu pula denganmu cinta…
jika pun harus ada air mata, maka biarlah ia menjadi teman sedihku untuk menyayangimu...
jika ada rasa sakit mendera, maka biarkanlah ia menjadi teman setiaku
dalam bertahan atas segala kejujuranku padamu...

Sungguh aku bersyukur,
karena aku mengenalmu cinta, 
sekalipun aku tak pernah utuh memilikimu,
sekalipun utuh yang kau punya tak hanya untukku...

jangan tanyakan tentang kesedihan yang kau pun tahu cinta,
jangan bertanya tentang rasa sakitku, bila kau pun merasakannya...
aku memang manusia biasa, yang tak sempurna
namun rasa kasihku telah mengalahkan rasa sakitku,
rasa asihku mengalahkan egoku ... dan sayangku ...
telah mampu mengobati luka – luka itu

Cinta,
kapan aku bisa menyentuhmu?
Dimana aku bisa menemui hangatnya jemarimu mengusap semua peluhku?
Ataupun sebaliknya aku yang mengusap peluh di wajahmu ...
Dan aku yang akan membelai lembut bahumu ketika kau goyah di jalan perjuanganmu bersamaku,
agar kau tahu betapa pedulinya aku terhadapmu...

Cinta,
dalam sujudku pada-Nyaku titipkan doa dan pintaku...
semoga kau senantiasa dalam penjagaan-Nya ketika penjagaanku tak sampai padamu
semoga kau selalu dikasihi dan disayangi -Nya
ketika kasih dan sayangku tak mampu melampaui dimana kau berada saat ini.

Ku pinta pada-Nya agar Cinta-Nya selalu ada untukmu,
ketika aku tak sanggup lagi mencintai
Ku tegarkan, segala kerapuhan, kan ku indahkan segala kesedihan
bahagia mu adalah doa dan harapku ...
Senyumu, menjadi suatu cita – cita dimana aku bisa merasakannya
tulus hanya untuku...

Semoga kan selalu baik adanya , meskipun jalan ini tak sempurna...
ucap terakhirku, ku harap kan terbaca jelas di mata dan hatimu...
Aku mengerti... Aku di sini ...
dan aku mencintaimu apapun adanya kau dengan segala kurangmu...

dan biarlah...
biarlah tulusku... yang mencintaimu...

ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ

READ MORE - Untuk Kekasih...♥♥♥